Site menu:

 

KAMASE Video







Links:

Komentar

User Online

Spam Blocked:

Cari Artikel:

Kategori:

Artikel Populer

Artikel Acak

Arsip:

Selamat Datang di www.kamase.org

Kamase (Komunitas Mahasiswa Sentra Energi) merupakan sebuah komunitas independen yang beranggotakan semua mahasiswa yang peduli dan mempunyai apresiasi terhadap masalah, penelitian dan perkembangan energi, khususnya energi terbarukan dan alternatif. Keberadaan www.kamase.org sebagai sebuah media informasi online berperan sangat penting dalam menyampaikan dan mengungkapkan ide, konsep dan informasi yang berhubungan energi terbarukan dan energi alternatif.

Solusi bisnis ENERGI dari KAMASE CARE

Space Solar Power System

oleh : Aries A

Energi yang berasal dari matahari atau yang biasa disebut energi surya telah lama dimanfaatkan sebagai sumber energi oleh manusia. Energi surya yang termasuk energi terbarukan karena sumber energinya yang hampir tak terbatas karena umur matahari yang mencapai miliaran tahun, digunakan sebagai salah satu alternatif pengganti energi fosil yang suatu saat nanti akan habis. Seperti yang kita ketahui bersama, di antara sumber-sumber energi lain, sumber energi yang paling bersih atau ramah lingkungan adalah energi surya.

Meskipun penggunaan energi surya memiliki kelebihan yaitu tidak menghasilkan limbah seperti pada penggunaan sumber-sumber energi lain tetapi penggunaan energi surya hanya dapat dimanfaatkan pada siang hari. Sehingga hanya dapat optimal pada beberapa jam saja. Selain itu penggunaan energi surya dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Itu merupakan salah satu hambatan di dalam penggunaan energi surya. Baca lengkap »

CDM SEBAGAI ALTENATIF CARA PENGURANGAN EMISI KARBON DI DUNIA

Akhir-akhir ini terdapat suatu konferensi yang membahas tentang perubahan iklim, terutama yang jadi masalah utama ialah masalah produksi emisi karon oleh Negara-negara maju di dunia. Setelah Protokol Kyoto dan konferensi tingkat tinggi (KTT) Bali, KTT Kopenhagen juga mengingatkan kita betapa banyak efek yang ditimbulkan akibat perubahan iklim tersebut. Semenjak dimulainya era revolusi industri pada tahun 1796 di perancis keadaan iklim global berangsur-angsur semakin memburuk. Laju pelepasan gas-gas berbahaya di atmostfer terutama gas CO2 diperparah dengan laju pertumbuhan Ekonomi yang berkorelasi positif terhadap laju pertumbuhan industri. Hal ini menyebabkan suhu rata-rata dipermukaan bumi naik sebesar 1oC dalam beberapa tahun belakangan ini. Baca lengkap »

MOBIL HIDROGEN

OLEH : Anton Nur Hidayat

Era Hidrogen telah di depan pintu, kehadirannya akan makin nyata. Ini merupakan upaya umat manusia melepaskan diri dari ketergantungan kepada sumber energi fosil, sehingga mengarah kepada pencarian bahan bakar untuk masa depan, yang dapat tersedia sepenuhnya, artinya dapat diperbarui secara berkelanjutan di dalam suatu siklus yang konstan.

Proses ini harus memenuhi kriteria yang ekonomis, kualitatif dan kuantitatif. Kini, para periset dan ilmuwan di seluruh dunia telah menemukan sumber energi yang mampu mencapai kondisi ideal tersebut, yaitu: hidrogen. Dengan memanfaatkan bahan bakar Hidrogen ini diarahkan dapat meminimalisir kebutuhan energy dan membuat terobosan yang baru dibidang teknologi mobil. Baca lengkap »

Audit dan Manajemen Energi bagi Bangunan di Indonesia

Oleh : Teuku Lukman Nur Hakim

Beberapa bulan belakangan ini kita merasakan bagaimana seringnya terjadi pemadaman bergilir yang dilakukan oleh  PLN baik di daerah maupun kota besar. Salah satu faktor hal itu terjadi ialah semakin meningkatnya konsumsi listrik dari masyarakat yang tidak dibarengi dengan upaya meningkatkan kapasitas daya. Upaya peningkatan kapasitas daya adalah upaya yang sulit jika tidak adanya sumber energi yang baru. Maka Pemerintah dan lembaga-lembaga yang terkait telah melakukan berbagai cara untuk menanggulangi permasalahan energi salah satunya adalah diversifikasi energi yang meliputi pemakaian energi alternatif dengan memanfaatan limbah menjadi biogas, biodiesel, biomass, pengembangan energi angin, energi panas bumi (geothermal), dan pembangkit micro dan picohidro. Fuel cell meliputi pengembangan hidrogen dari air maupun air laut sebagai bahan bakar alternatif. Baca lengkap »

TEKNOLOGI UNDERGROUND COAL GASIFICATION

Oleh : Bayu Buana Natanegara

Sebagian besar kebutuhan energi di Indonesia dipenuhi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). PLTU menggunakan batubara sebagai bahan bakarnya. Namun dalam pemanfaatannya batubara dalam wujud padat sehingga kurang efisien dalam distribusinya. Efisien dalam arti dari segi ekonomi dan kebersihan lingkungan. Distribusi batubara di darat menggunakan kereta api atau dalam istilah tambang BABARANJANG (Batubara Rangkaian Panjang), kereta api menggunakan bahan bakar yang seharusnya dihemat dimasa krisis energy saat ini, sedangkan distribusi di air menggunakan kapal besar sebagai pengangkutnya yang dalam kondisi tertentu dibantu kapal-kapal kecil untuk keluar dari dermaga. Selain itu batubara mengandung sulfur, nitrogen dan debu dalam jumlah besar sehingga gas buang hasil pembakaran menghasilkan polutan seperti SO2 dan NO2 serta abu terbang. Pembakaran batubara juga menghasilkan CO2 yang beperan dalam pemanasan global. Baca lengkap »