Site menu:

 

KAMASE Video







Links:

Komentar

Statistik:

Cari Artikel:

Kategori:

Artikel Populer

Artikel Acak

Arsip:

Selamat Datang di www.kamase.org

Kamase (Komunitas Mahasiswa Sentra Energi) merupakan sebuah komunitas independen yang beranggotakan semua mahasiswa yang peduli dan mempunyai apresiasi terhadap masalah, penelitian dan perkembangan energi, khususnya energi terbarukan dan alternatif. Keberadaan www.kamase.org sebagai sebuah media informasi online berperan sangat penting dalam menyampaikan dan mengungkapkan ide, konsep dan informasi yang berhubungan energi terbarukan dan energi alternatif.

Solusi bisnis ENERGI dari KAMASE CARE

Kunjungi Stand KAMASE di INDORENERGY 2010 (28-30 Juli 2010)

Pada tahun 2010 ini, KAMASE dengan dukungan dari Jurusan Teknik Fisika UGM, dipercaya untuk ikut serta dalam sebuah pameran internasional, INDO RENERGY 2010. INDO RENERGY 2010 adalah forum dan pameran tingkat internasional yang fokus di bidang energi baru dan terbarukan yang akan dihadiri oleh 200 peserta dari 30 negara di dunia. Pada event ini para pengunjung akan mendapatkan kesempatan berharga untuk memperoleh informasi yang komprehensif, mengembangkan jaringan dan berbagi pengalaman dengan para praktisi di bidang energi terbarukan dari KAMASE. Dalam kesempatan yang sangat langka ini, kami juga akan memaparkan kepada para pengunjung mengenai proyek edukasi KAMASE di bidang pengabdian kepada masyarakat menggunakan energi terbarukan yang telah dan sedang dijalankan.

Oleh karena itu, kami mengundang Anda untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan mengunjungi stand KAMASE pada:

Hari/Tanggal : Rabu – Jumat

Waktu : 28-30 Juli 2010

Tempat : Grand City Expo – Surabaya

-Salam persahabatan untuk energi yang bersahabat-

Hormat Kami,

-KAMASE Team-

KAMASE HADIRI 3RD ASIA PACIFIC MINISTERS’ CONFERENCE OF HOUSING AND URBAN DEVELOPMENT (APMCHUD)

By : Mulyana Karim

APMCHUD merupakan acara pertemuan internasional dari 68 negara anggota yang diwakili para menteri di bidang pembangunan perumahan dan pengembangan perkotaan se-Asia Pasifik. Tujuan dari diselenggarakannya acara ini adalah untuk membicarakan perlunya pengelolaan perkotaan yang lebih seimbang antara unsur sosial, ekonomi, dan lingkungan melalui pembangunan berkelanjutan. Baca lengkap »

Memahami Biaya Produksi Listrik

Oleh: Muhammad Ery Wijaya*
Rencana pemerintah untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) di Indonesia kembali menjadi perdebatan publik. Sejak tahun 2003 hingga sekarang, TDL tidak pernah berubah, khususnya  di sektor rumah tangga dan industri. Sejak jaman dahulu hingga sekarang, TDL untuk rumah tangga tidak pernah mencapai harga keekonomisannya, sehingga pemerintah diwajibkan untuk mengalokasikan sebagian dari APBN  untuk memberikan subsidi kepada PLN atas perbedaan harga yang terjadi antara TDL dengan harga produksi listrik yang sebenarnya. Maksud pemberian subsidi adalah untuk membantu masyarakat kecil menikmati listrik dengan harga murah, agar perekonomian dan pembangunan nasional bisa tumbuh. Baca lengkap »

Energi Biomassa, Energi Terbarukan yang Merakyat

By : Hermawan Febriansyah

Hari demi hari kebutuhan energi di negara kita semakin banyak dan hal ini berbanding terbalik dengan produksi energi itu sendiri. Hal yang menjadi pokok masalah kita saat ini adalah tentang semakin minimnya bahan bakar fosil sebagi sumber energi.

Lalu bagaimana kita harus mengatasinya? Banyak teori tentang bagaimana menanggulangi krisis energi terutama energi dari bahan bakar fosil yaitu dengan menggunakan tenaga angin, surya, samudra, biomassa, nuklir, ataupun yang lainnya. Akan tetapi, bagaimana kita melakukannya sementara masih banyak orang Indonesia yang belum menyadari pentingnya hal tersebut untuk masa depan. Saat ini yang kita perlukan adalah individu-individu yang mempunyai inisiatif dan kreatifitas untuk menanggulangi hal itu.

Bagaimanapun ini merupakan tugas kita sebagai generasi muda untuk mewujudkannya karena masa depan ada di tangan kita. Yang perlu kita garisbawahi di sini adalah bahwa krisis energi di negara kita sangat berkaitan erat dengan masalah ekonomi nasional, karena BBM naik, semua bahan pangan ikut naik dan dampaknya adalah pada rakyat menengah ke bawah. Hal ini juga terjadi belahan dunia lainnya.

Masih dalam ingatan kita, bagaimana pemerintah “memaksa” rakyat untuk meninggalkan penggunaan kompor minyak tanah dan beralih ke kompor gas. Mereka yang belum siap menerima konversi ke kompor gas, menggunakan kayu bakar atau arang untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-harinya.

Baca lengkap »

Sudah Maksimalkah

By : R. Parikesit Abdi Negara

Kita semua sudah tahu kalau kita sekarang sedang mengalami krisis energi. Berbagai macam sumber energi yang biasa kita gunakan satu persatu mulai berada di pinggir jurang ketiadaan. Semua ini terjadi aklibat pemakaian yang berlebihan secara terus-menerus meskipun kita tahu semua itu terbatas.

Berbagai upaya untuk menghemat penggunaan energi sudah seperti santapan sehari-hari kita lihat. Mulai dari stiker yang tertempel di dinding supaya kita tidak lupa mematikan lampu, sampai aksi serempak “Earth Hour” pada tanggal 27 Maret 2010 kemarin sebagai simbol penghematan energi.

Namun itu semua hanya simbol. Ya, simbol upaya penghematan energi. Kalaupun ada aksi, hanya dalam skala minor. Tidak pernah akan berdampak besar bagi upaya penghematan energi itu sendiri.

Baca lengkap »