Membuat Kompor Tenaga Matahari

Oleh: Muhammad Ery Wijaya

Matahari adalah sumber energi terbesar dan utama bagi kehidupan kita, kita dapat memanen energi matahari secara cuma-cuma dan dengan teknologi yang sederhana. Indonesia sebagai negara yang terletak tepat dibawah garis katulistiwa mempunyai periode untuk memanen matahari lebih besar baik secara kuantitas maupun kualitasnya dibanding dengan kawasan yang tidak dilintasi oleh garis katulistiwa, oleh karena itu penggunaan energi matahari dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang paling “dekat” untuk bisa kita manfaatkan sebagai sumber energi untuk memasak sehari-hari disaat harga minyak tanah, gas dan kayu yang terus naik.Ada berbagai macam jenis kompor matahari yang dapat kita gunakan untuk “memanen” energy matahari, diantaranya;

  • Box cooker, kebanyakan dari kompor matahari jenis ini digunakan oleh sector rumah tangga di India.


  • Parabolic/concentrator cooker, didesain sebagai konsentrator jenis ini dapat menghasilkan temperature panas yang sangat tinggi seperti api, sehingga sangat bahaya dan membutuhkan perhatian yang ekstra dalam penggunaannya. Biasanya digunakan untuk memasak dalam skala besar, dan pengguna kompor jenis ini kebanyakan di negara China.

  • Kombinasi antara parabolic cooker dengan box cooker atau sering disebut panel cooker, kompor jenis ini yang paling banyak digunakan karena memiliki berbagai keunggulan, diantaranya adalah temperature yang dihasilkan tidak sepanas kompor parabolic sehingga relative aman, bentuknya yang flat juga aman bagi mata kita (karena biasanya kompor parabolik memantulkan cahaya matahari yang berbahaya bagi mata), mudah diproduksi dengan teknologi sederhana dan biaya yang murah, serta mudah dibawa dan disimpan. Dalam artikel kali ini akan disuguhkan bagaimana membuat kompor tenaga matahari jenis kombinasi ini.

Berikut ini adalah alat dan bahan yang harus disediakan untuk membuat kompor tenaga matahari:

  1. Karton tebal, ukuran 0,9 x 1,2 meter.
  2. Alumunium foil, ukuran 0,3 x 3 meter.
  3. Lem.
  4. Gunting atau cutter.
  5. Pensil dan penggaris

Kemudian bentuk kertas karton menjadi pola seperti di bawah ini :

Pastikan bahwa pola yang anda bentuk seperti pada gambar diatas, setelah pola terbentuk kemudian lapisi dengan aluminium foil dengan lem yang sudah dipersiapkan, dan jangan lupa buat dua lubang pengaitnya seperti di gambar pola sebagai tempat pengait untuk bagian kolektor sinar matahari. Setelah dipastikan alumunium foil yang disatukan dengan kertas karton telah benar-benar menempel dengan baik kemudian rangkai kompor seperti gambar di bawah ini.

Setelah kompor terangkai dengan sempurna langkah selanjutnya adalah mempersiapkan wadah untuk memasak makanan, pastikan panci yang kita jadikan sebagai tempat memasak berwarna hitam, karena warna hitam dapat menyerap panas dengan baik. Kemudian untuk mengoptimalkan panas yang terserap dan menghindari panas terbuang, dalam proses memasak sebaiknya kita gunakan plastik untuk membungkus panci tersebut. Menurut Dr. Steven Jones dari Brigham Young University, agar lebih optimal dalam memasak akan lebih baik jika dibuatkan tatakan untuk panci yang akan kita letakkan di dalam kompor, tatakan dibuat dengan ketinggian 6 cm seperti pada gambar dibawah, dengan maksud untuk mengoptimalkan cahaya matahari yang dipantulkan baik dari atas, samping maupun dari bawah panci.

Untuk informasi tentang posisi kompor dalam memasak terhadap posisi matahari dan makanan apa saja yang bisa dimasak dengan kompor tersebut, serta periode untuk memasak akan ditampilkan dalam artikel selanjutnya.

Sumber :

  • Harper, G.D.J., 2007, Solar Energy Project for the Evil Genius, New York, The McGraw-Hil.
  • Solar Cooker; How to Make, Use and Enjoy 10th Edition, California, Solar Cooker International.

Tags: , ,

8 Responses to “Membuat Kompor Tenaga Matahari”

  1. Bambang PE 12 August 2009 at 08:33 #

    mas saya punya ide membuat peralatan dapur, kompor, pemanas air, blender, lampu kecil,tapi pakai tenaga solar, pangsa pasar masyarakat rendah, bisa kasih info solar cell yang murah? thank’s Bambang PE

  2. Ubayd 19 October 2009 at 09:42 #

    :smile:
    Saya sangat suka artikel2 yg membahas ttg pengembangan energi alternatif, semoga di masa yg akan datang kita tdk lagi tergantung terhadap energi fosil

  3. zaenal 19 November 2009 at 16:04 #

    terimakasih banyak atas infonya, kebetulan saya memang lagi cari-2 energi alternatif untuk memasak. dan bila memang applicable kenapa nggak dipasarkan ?? lumayan untuk peluang bisnis
    thanks…

  4. admin 20 November 2009 at 23:18 #

    Sama sama semoga artikelnya berguna.

  5. sheza 12 March 2010 at 05:47 #

    saya ingin mencoba membuat kompor matahari ini. Boleh minta ukuran pola yang lebih besar ? Karena pola yang ada kurang jelas ukuran2nya. Terima kasih. kalau tidak merepotkan mohon asap ya.. hehe..maaf

  6. HASIM 1 May 2011 at 18:54 #

    untuk bagian belakang kompor itue di kasih aluminium fooil gx yaaaaaaaaa :roll: :shock: :twisted: :mrgreen:

  7. Bening 13 August 2011 at 10:47 #

    kykx cocok buat karya sains nanti, deh! lumayan gampang ya membuatnya…. ;-) :idea:

Trackbacks/Pingbacks

  1. Kompor Tenaga Surya « hidupirit - 22 October 2011

    [...] gak terlalu gedhe,tp dari sumber2 yg lain saya baca klo pake cara ini lebih lambat masaknya): http://www.kamase.org/?p=519 Komunitas Mahasiswa Sentra Energi | Membuat Kompor Tenaga Matahari http://www.kamase.org Oleh: [...]

Leave a Reply