Oleh: Muhammad Ery Wijaya

Memasak dengan mengunduh energi secara cuma-cuma disaat harga bahan bakar membumbung tinggi adalah harapan sebagian besar masyarakat di dunia saat ini, dan alam menyediakan energi yang berlimpah dari sinar matahari dan dapat digunakan secara cuma-cuma dengan peralatan yang sederhana. Kompor tenaga matahari merupakan salah satu peralatan untuk mengunduh energi dari sinar matahari, dengan berbagai keunggulan diantaranya adalah bahan bakarnya tersedia secara melimpah dan free yang berarti juga menghemat biaya, dan tidak menyebabkan polusi maupun efek buruk bagi lingkungan sekitarnya.

Dengan menggunakan kompor matahari kita bisa memasak hampir berbagai jenis bahan makanan, namun kita tidak dapat memasak sepanjang hari menggunakan kompor tenaga matahari ini namun hanya pada waktu tertentu yakni pada waktu menjelang siang hingga menjelang sore, dengan waktu intensif pada pukul 10.00 hingga pukul 2 siang. Tedapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan memasak menggunakan kompor tenaga matahari ini, yakni; waktu, cuaca, kecepatan angin (semakin cepat angin bertiup semakin lambat proses memasaknya), ketebalan panci atau alat masak yang dipakai, jumlah, jenis dan ukuran makanan, serta jumlah air yang dipakai memasak.

Kompor tenaga matahari pada rancangan sebelumnya ini pada keadaan normal akan memasak pada suhu 82-135 derajat celcius, namun makanan cukup untuk dapat dimasak pada suhu 82-91 derajat celcius. Pada prinsipnya memasak dengan menggunakan kompor tenaga matahari adalah menghilangkan kuman-kuman pada makanan sehingga cukup higienis untuk dimakan, memasak makan pada semua keadaan diperkirakan cukup berada pada suhu 52 derajat celcius untuk menghilangkan kuman.

Berikut tabel perkiraan lama memasak untuk bahan makanan seberat 2 kilogram pada keadaan cuaca cerah.

Dengan menggunakan kompor yang telah disampaikan pada artikel sebelumnya, pada setiap proses memasak selama 3-4 jam posisi kompor tidak perlu diubah, namun untuk proses memasak yang lebih lama atau untuk kuantitas bahan masakan yang banyak diperlukan reorientasi posisi kompor sesuai dengan sudut datangnya sinar mataharai setiap 2 jam sekali.

Proses memasak yang optimal akan terjadi jika posisi bayang-bayang kompor tepat berada di belakang, hal ini menandakan bahwa sudut datang matahari tepat dapat difokuskan oleh kompor ke dalam panci.

15 Replies to “Memasak Menggunakan Kompor Tenaga Matahari”

  1. πŸ˜‰ πŸ˜‰ πŸ˜‰ πŸ˜‰
    sapapun ini terima kasih kk telah membantu saya dalam lomba teknologi tenaga kalo tanggal 8 besok…..
    kalau bisa ketemu saya traktir deh hehe……
    πŸ’‘ πŸ’‘ πŸ˜† πŸ˜† πŸ’‘ πŸ’‘ πŸ’‘

  2. Untuk mas Achmad Farid Fauzi: saya senang sekali kalau artikel yg telah saya sampaikan di atas bermanfaat bagi anda…kapan neh traktirannya saya tunggu hehe

  3. salam kenal Mas !!!
    pertama, saya mau ngucapin terima kasih karena artikel tersebut telah membantu menyelesaikan tugasku…

    Saya ingin tanya tentang prinsip kerja dari kompor energi matahari itu sendiri . . .

    Harap dijawab ya Mas, please !!!
    Makasih ….

  4. mas …ery. thanks a lot info ini. luar biasa, saya bangga pada kemauan dan kemampuan Anda untuk menshare artikel-artikel berbobot seperti ini. maju terus energi terbarukan.
    btw, skarang ada dimana?
    πŸ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.