Seminar dan Lokakarya Nasional Biodiesel 2006

Atas kerjasama antara Kamase dengan Pusat Studi Jerman dan Magister Sistem Teknik Universitas Gadjah Mada telah berhasil diselenggarakan Seminar dan Lokakarya Nasional Biodiesel 2006 dengan tema “Pemanfaatan Minyak Jarak Sebagai Usaha Untuk Mengurangi Ketergantungan Terhadap Bahan Bakar Fosil, Meningkatkan Energy Security Nasional dan Membuka Lapangan Kerja Baru”.

Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 19 – 20 Desember 2006 dan bertempat di Ruang Sidang II KPTU Fakultas Teknik UGM. Acara dibuka oleh Prof Indarto (Dekan Fakultas Teknik) dan menghadirkan Dra. Neni Sri Utami (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral) sebagai keynote speaker.

Dalam seminar ini, kami mengundang beberapa kalangan untuk hadir sebagai peserta, antara lain: mahasiswa, instansi pemerintah daerah, masyarakat umum. Selain itu, juga hadir tamu dari Addlogic Labs, Germany, yaitu Mr. Dave Tjiok, Mr. Burkhard, dan Ms. Linda. Acara seminar ini juga berhasil mengundang investor dari Singapura yang memang tertarik pada teknologi biodiesel di Indonesia.

Sesi I yang dipandu oleh Dr.-Ing Sihana (Teknik Fisika UGM), hadir beberapa pembicara, antara lain: Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono (Kepala Pusat Studi Jerman UGM), Dr. Agus Rusiana Hoetman (Asisten Deputi Urusan Perkembangan Rekayasa), Dr. Ir. Tatang H. Soerawidjaja (Ketua Forum Biodiesel Indonesia), Dave Tjiok (Addlogic Labs, Germany).

Sedangkan pada Sesi II yang dipandu oleh Rachmawan Budiarto, ST, MT (Teknik Fisika UGM), hadir beberapa pembicara, antara lain: Dr. Ir. Taryono, M.Sc. (Wakil Dekan III Fakultas Pertanian UGM), Ir. Supriyadi (Perwakilan Pemerintah Gunung Kidul), dan Ir. Supranto M.Sc. Ph.D (Direktur Sekolah Pasca Sarjana Teknik Kimia UGM).

Pada Sesi III dilakukan pelatihan dan demonstrasi alat pengepres biji jarak pagar oleh Tim dari Magister Sistem Teknik (MST) UGM. Peserta diberi penjelasan bagaimana cara kerja dan kelebihan tiap jenis alat pengepres biji jarak pagar yang telah dibuat Tim MST UGM.

Jumlah peserta yang hadir dalam acara seminar ini melebihi target yang kami inginkan, dan inilah yang membuat panitia pelaksana sangat kewalahan dalam mengatur pelaksanaan Seminar.

Jadi dapat dikatakan pelaksanaan Seminar ini berhasil membantu pemerintah dalam mensosialisasikan penggunaan Bahan Bakar Nabati, dalam hal ini terutama pemanfaatan biodiesel sebagai alternatif pengganti atau subtitusi minyak solar.

Dari seminar dan lokakarya nasional ini diharapkan diperoleh informasi terbaru tentang perkembangan teknologi pengolahan dan budidaya minyak jarak sebagai bahan baku biodiesel, serta menghasilkan beberapa rekomendasi kepada pengambil kebijakan terkait dengan kegiatan pengembangan biodiesel di Indonesia.